inilah garut

Mengungkap Fakta Dengan Berita

Cemarkan Lingkungan, Puluhan Warga Sukarasa Garut Protes Tolak Peternakan Kandang Ternak Ayam

Garut, Inilahgarut.com – Puluhan warga melakukan aksi protes penolakan peternakan kandang ayam yang berada di Desa Sukarasa, Kecamatan Pangatikan, Garut, Jawa Barat, Minggu (25/2/2024).

Puluhan (warga) datang ke lokasi peternakan kandang ayam dengan membawa spanduk protes atas keberadaan kandang ternak ayam itu. Pasalnya menimbulkan bau tak sedap dan banyak lalat akibat pencemaran lingkungan yang berasal dari limbah kandang ternak ayam itu.

Spanduk -spanduk bentuk protes itu bertuliskan, “Kami warga bersatu !!! hentikan operasional  kandang ayam !!! ” , “Bongkar & Bubarkan Kandang Ayam… !!! ” , “Ulat, Bau, penyakit dan busuk pencemaran lingkungan.

“Salah satu tokoh warga kampung Situsaeur  yakni Iip saripudin mengatakan lokasi kandang ternak ayam ini, lokasinya berada dekat dengan wilayahnya, ada 3 kandang ayam, yang sudah beroperasi 2, satu lagi masih dalam tahap  pembangunan.

“Lokasinya berada di wilayah kampung Babakan cipari tetapi letaknya sangat dekat dengan kampung Situsaeur, Jadi secara otomatis 3 kampung  yang berada di di aliran sungai tersebut terdampak limbah ,” ujar Iip.

Kata Iip, kandang ayam tersebut dekat dengan kawasan permukiman warga. Sehingga bau yang berasal dari kandang ayam sangat mengganggu warga. Selain itu, imbuhnya, juga menimbulkan banyak lalat ,gatal – gatal dan peternak ikan di wilayah aliran sungai tersebut mengeluh, ternaknya ikan  banyak yang mati karena tercemar limbah.

“Yang jadi permasalahan adalah keberadaan kandang berada di atas kawasan penduduk dengan standar AMDAL yang sangat tidak baik. Hal itu menjadikan kandang-kandang sumber penyakit, banyak lalat, dan polusi udara sampai radius 500 meter,”ungkapnya.

Lanjut Iip, warga terdampak sudah melaporkan permasalahan itu kepada ketua RT setempat dan  warga juga telah menyampaikan langsung permasalahan kepada pemilik kandang namun pemilik selalu tidak ada di tempat di karenakan  berada di luar kota.

“Warga sering menyampaikan langsung ke pemilik kandang namun mereka tidak perduli terhadap permasalahan dan keluhan warga ini,” tandasnya.

“Warga pun sudah meminta mediasi dengan pemilik kandang ayam, namun sampai saat ini belum ada kesepakatan antara kedua belah pihak makanya kami minta kepada pihak pemerintah desa sukarasa dan pemerintah kecamatan Pangatikan mau menjebatani dan mendengar keluhan warga ini  ,”pungkasnya. ( team )

>

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini